tugas STI 8
- Pelajaran dalam strategi bisnis yang dapat diaplikasikan pada pengembangan saluran e-commerce bagi perusahaan lainnya berdasarkan E-Trade adalah:
Set Strategy
Memudahkan konsumen dalam melakukan bisnis dengan perusahaan. Perlu diperhatikan, bahwa konsumenlah yang akan menjadi sumber pendapatan perusahaan karena merekalah yang akan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan. Perusahaan harus memastikan bahwa cara berbisnis yang ditawarkan tidak merepotkan atau menyilitkan mereka, sebaliknya justru mempermudah mereka dalam mendapatkan produk atau jasa yang dibutuhkan. Jalan yang paling mudah untuk mulai membangun strategi perdagangan melalui dunia maya yaitu dengan cara berempati, yaitu berfikir seperti layaknya seorang konsumen. Paling tida ada 5 (lima) “syarat” konsumen yang harus selalu diperhatikan dan dipenuhi, yaitu masing-masing:
Don’t Waste Our Time
Remember Who We Are
Make It Easy for Us to Order and Procure Service
Make Sure Your Service Delight Us
Customize Your Products and Service for Me
Focus on the End-Customer
Setiap proses bisnis pasti memiliki konsumen yang secara langsung maupun tidak langsung “menkonsumsi” produk atau jasa yang ditawarkan. Pada tahapan ini, adalah penting bagi perusahaan untuk mengkaji dan mendefinisikan siapa sebenarnya konsumen lansung (end-customer) dari produk atau jasa yang ditawarkan.
Redesigning Customer-Focus Business Process
Ketika konsep Business Process Reengineering (BPR) diperkenalkan sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, banyak perusahaan yang mulai melakukan rancang ulang terhadap proses dan aktivitas internalnya agar tercipta suatu alur yang efisien (cheaper, better, and faster).
Wire Company for Profit
Mempersiapkan infrastruktur perusahaan untuk memungkinkan terjadinya mekanisme bisnis yang diinginkan. Yang paling penting untuk dikathui di sini adalah bagaimana mentransformasikan kebutuhan bisnis dengan spesifikasi teknologi informasi yang ada (business and information technology alignment).
Foster Customer Loyalty
Berusaha untuk membuat konsumen loyal terhadap perusahaan e-commerce yang ada, hanya karena dengan loyalitas mereka sajalah maka profitabilitas usaha dapat tercapai.
Sumber: http://yurindra.wordpress.com/e-commerce/lima-langkah-sukses-bisnis-e-commerce/
- Nilai bisnis dari portal perbankan grosir online C.E.O bagi Wells Fargo adalah Wells Fargo melayani seluruh kebutuhan utama perbankan dari bisnis menengah ke atas. Seluruh kebutuhan bisnis mereka dijadikan satu layanan online oleh Wells Fargo dengan nama Commercial Electronic Office. Melalui layanan ini, seluruh pelanggan Wells Fargo bisa menyatukan layanan
transaksi, akses informasi, dan terima layanan online buat kredit mereka,
cash management, pembayaran elektronik, valuta asing, dan berbagai kebutuhan
investasi lainnya. Bank peringkat ketujuh di AS ini mengatakan layanan
terbaru ini dibuat dengan menawarkan layanan satu akses buat seluruh
kebutuhan layanan perbankan komersial.
Sumber: http://groups.yahoo.com/group/berita-it/message/4741
- Yang dapat dipelajari oleh perusahaan lainnya dari keberhasilan dan kesalahan system e-commerce di Wells Fargo adalah Wells fargo telah mampu mengubah kembali dirinya secara online sehingga para nasabah grosir perusahaan dengan pendapatan $10 juta keatas melakukan kegiatan perbankan mereka melalui web. Hal ini membuat segala urusan menjadi lebih mudah bagi nasabah dan memungkinkan karyawan bagian nasabah grosir untuk menghabiskan waktu lebih sedikit dalam layanan rutin dan lebih banyak waktu untuk menjual berbagai layanan baru. Tetapi dengan sistem tersebut, biaya yang diperlukan tentu tidak sedikit karena membutuhkan 140 orang dan anggaran sebesar $10 juta.
Sumber: Introduction to Information System, James A. O’Brien,